16 April 2009
Hari Bumi
Katanya penduduk bumi telah mencapai 5 Miyar. Wow!
Anggap kalau satu keluarga menghuni satu rumah pribadi, yang menjadi tempatnya berteduh dikala panas dan hujan, tempat bersenda gurau dengan istri dan anak-anak dan juga mungkin mertua, om, tante, keponakan, sanak keluarga serta tetangga. setelah beberapa lama, tentu saja ada yang berubah dengan rumah itu. Cat tembok yang mengelupas, dinding atau lantai yang retak dan juga atap yang bocor. Sang pemilik rumah pasti akan memikirkan untuk memperbaiki tempat tinggalnya. Bila belum memiliki dana yang cukup paling tidak usahanya adalah mencegah percepatan rumahnya ambruk. itu pasti.
Bagaimana dengan kita?
Atap bumi kita (atmosfer/ lapisan ozone) sudah bolong akibat gas emisi rumah kaca.
Taman bumi kita (hutan) sudah hilang
Lantai bumi kita sudah banyak yang rusak sampai berlubang karena pertambangan. membuka perut bumi dan mengeluarkan isinya.
Terbayangkah bila 10 atau 20 tahun yang lalu kita sedikit sekali mendengar, melihat, atau merasakan hebatnya kemarahan alam? hujan deras, banjir, longsor, angin kencang seperti saat ini ?
Bisakah kita mengembalikan kondisi bumi seperti semula? pasti tidak. yang bisa kita lakukan hanya memperlambat proses kehancuran bumi. rumah kita.
mari kita mulai belajar arif dari hal yang paling sederhana,hal yang paling kecil dan mungkin kita anggap tidak penting berkenaan dengan kegiatan yang ramah lingkungan. Mulai dari diri kita, sekarang.